Tampilkan postingan dengan label Foto dan Video Editing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Foto dan Video Editing. Tampilkan semua postingan

Alat Penunjang Produksi Film








 

Produksi Film dengan menggunakan kamera video, perlu ditunjang dengan peralatan tambahan lainya untuk menghasilkan gambar yang maksimal. Beberapa alat penunjang dalam memproduksi film tersebut adalah sebagai berikut:

 

  

 

a.  Tripod 




     Tripod atau kaki tiga adalah alat untuk membantu agar badan kamera bisa berdiri tegak dan tegar. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kelelemahan kameramen ketika pengambilan gambar dan mengurangi gangguan/ noise yang ditimbulkan oleh guncangan kameramen. Tripod biasanya digunakan bila melakukan shooting dalam waktu yang lama, dan pada saat bukaan lensa kamera menggunakan kecepatan yang rendah. 



b.  Lighting Pencahayaan 

 



    Adalah melukis dengan cahaya. Unsur cahaya sangat berarti dalam pembuatan film. Cahaya yang diperoleh dari lampu ( buatan/ artifisial ? atau cahaya matahari. Cahaya adalah sebuah gelombang elektromagnetik yang diterima oleh indra penglihat (mata) , kemudian diteruskan ke otak yang akan merespon dan menanggapi rangsangan cahaya tersebut .
Dalam memproduksi film cahaya dibutuhkan untuk membantu menyinari objek pada saat produksi, sehingga objek dapat terlihat dengan jelas sesuai dengan konsep film, tanpa cahaya maka sebuah film berfungsi untuk menyinari fobjek/ subjek, menciptakan gambar yang artistik, menghilangkan bayangan yang tidak diperlukan, serta membuat efek-efek khusus. 

c.  Dolly 






    Adalah sebuah alat bantu untuk suport kamera agar tidak goyang. Alat ini berbentuk seperti kursi yang memiliki roda dibawahya atau bisa juga terhubung dengan rel, agar bisa leluasa bergerak kesegala arah, atau mengikuti arah rel, sehingga kamera akan tetap stabil walaupun dalam keadaan bergerak. 


d.  Padestal 




    Adalah sebuah alat bantu kamera yang panjang dan berbentuk seperti belalai, ujung padestal yang satu merupakan temapat memasang kamera, sedangkan pada ujung lainnya terdapat pemberat dan pegangan tangan, sebagai tempat untuk mengatur pergerakan kamera dari arah atas/ ketinggian. 



e.  Floating stabilizer device 






    Floating stabilizer device adalah alat bantu pada kamera, sehingga kameramen dapat mengikuti objek pada gerakan yang berliku-liku, seperti mengikuti objek pada saat melalui lorong-lorong, pintu , ruangan - ruangan di dalam gedung, Mesin ini cukup rumit dan mahal.






      

Mengenal Kamera Video

    Kamera video merupakan salah satu peralatan yang terpenting dalam pembuatan dalam sebuah film atau karya audio visual lainnya. Tanpa adanya kamera, adegan-adegan gambar atau visual yang di inginkan tidak dapat direkam. Pada pelaksanaan nya, alat ini dioperasikan oleh seorang kru film yang biasa dikenal dengan sebutan kameramen merekam gambar sesuai dengan arahan sutradara. 

    Kamera video merupakan sebuah alat yang berfungsi untuk merekam gambar video yang mampu menyimpan gambar digital dari mode gambar analog. Kamera video termasuk salah satu produk teknologi digital, sehingga disebut pula sebagai salah satu perangkat digitizer , yang memiliki kemampuan mengenal input data analog berupa frekuensi sinar dan mengubahnya ke mode digital elektronik.

    Ada beberapa tipe, merek, bentuk, dan veriasi dari kamera video. Media yang digunakan sebagai penyimpan gambar pun ada berbagai macam. mulai kamera amatir, kamera semi profesional, sampai kamera profesional. Beberapa merek yang cukup terkenal diantaranya Sony, Panasonic, Philips, Ikegami, dan JVC. Setiap merek mempunyai kelebihan dan kekurangan tersendiri. Media penyimpanan gambar antara lain Betacam, DVcam, Dvc-pro, MiniDV, dan Kartu memori ( memory card ) .

   Biasanya para kameramen pemuka/ amatir banyak yang menggunakan kamera dengan mode auto, fasilitas ini sudah cukup baik untuk mendapatkan gambar standar. Akan tetapi, ada beberapa kondisi tertentu yang membuat mode auto tidak bisa dipakai untuk mendapatkan gambar yang sesuai dengan yang diinginkan. Karena itulah, para kameramen profesional lebih sering menggunakan mode manual dalam mengoprasikan kamera. 


JENIS - JENIS KAMERA VIDEO 

Jika dilihat dari jenis dan formatnya, terdapat dua jenis kamera video, sebagai  berikut :

a)  Kamera Video Analog  ( AV )

       Pada kamera jenis ini, gambar/ video dan suara/ audio direkam dalam bentuk gelombang sinyal megnatik pada jenis pita kamera perekam ( pita mengnatik ). Format kamera ini antara lain standar VHS, VHS-C, Super VHS, 8 mm dan Hi-8.


Karakter kamera video analog antara lain :

1) Biasanya media penyimpanan menggunakan kaset 
2) Bahan dasar berupa pita megnatik karet
3) memerlukan kompresi ke format digital, agar ditranfer ke komputer 
4) Biasanya pada saat melakukan tranfer ke komputer akan terjadi penurunan kualitas gambar.
5) memiliki kelebihan warna yang colorfull 
6) Terdapat kelemahan, biasanya dalam penggunaan jangka panjang akan mengalami keausan



b )  Kamera Video Digital ( DV )


     Kamera jenis in hamir serupa dengan kamerea video analog, gambar dan suara direkam dalam pita megnatik. Akan tetapi, sinyal digital yang digunakan berupa kombinasi angka 0 (off) dan 1 (on). Format kamera jenis ini antara lain mini DV, DV, Cam, dan Digital 8. DVC pro.

Karakteristik kamera video digital antara lain : 

1) Dapat merekam gambar dan suara dalam waktu bersamaan
2) Memili sensor perekam gambar/CCD 
3) dalam proses kompresinya tidak terjadi penurunan kualitas gambar





#sumber: multimedia sei - b










Video Animasi Aku Cinta Laut - SMK Dewantara Sumbang



Acil seorang anak kecil yang sangat peduli terhadap kelestarian laut. suatu hari acil ingin mencari tahu tentang kehidupan penyu kemudian ia menyelam ke dasar laut untuk memastikan bahwa masih ada penyu raksasa yang hidup sampai saat ini. tetapi acil mendapati kondisi laut yang kotor dan banyak penyu yang mati. mulai saat itu ia berjanji akan selalu menjaga laut karena laut banyak memberikan manfaat untuk kita semua. 


Kategori

Kategori